MODEL KONSEPTUAL DAMPAK DAN KETAHANAN SISTEM INFORMASI LAYANAN PUBLIK
DOI:
https://doi.org/10.58468/pmr.v1i2.213Keywords:
applied information systems, digital public services, public value, cyber resilienceAbstract
Purpose: Artikel ini mengusulkan model konseptual untuk menilai dampak (net benefits) dan ketahanan siber (cyber resilience) dari sistem informasi/teknologi terapan yang digunakan pada layanan publik, industri, lingkungan, dan kualitas hidup.
Methodology: Penelitian ini menggunakan pendekatan integrative literature review dan theory synthesis (Torraco, 2005; Snyder, 2019), dengan merangkum temuan riset e-government, kualitas layanan digital, public value, serta praktik teknologi terapan di Indonesia (misalnya evaluasi kepuasan pengguna website e-government dan penerapan teknologi pemantauan keamanan berbasis Raspberry Pi).
Results: Hasil sintesis menghasilkan model IMPACT-IS yang memetakan (1) enablers (kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, tata kelola data, ketahanan siber, dan kapabilitas organisasi), (2) mekanisme (penggunaan, kepuasan, kepercayaan, literasi digital, dan partisipasi), serta (3) outcomes berupa public value dan manfaat lintas-sektor. Artikel ini merumuskan delapan proposisi yang dapat diuji secara empiris dan seperangkat indikator operasional untuk evaluasi program.
Limitations: Artikel bersifat konseptual sehingga belum menguji model pada konteks institusi tertentu; validasi kuantitatif/eksperimen lapangan diperlukan.
Contribution: Model ini menyediakan kerangka evaluasi yang sistematis dan dapat digunakan sebagai blueprint penelitian terapan maupun panduan perbaikan layanan digital bagi instansi publik, pengelola layanan industri, dan pengembang teknologi yang berorientasi dampak.


