https://portal.xjurnal.com/index.php/jambak/issue/feedJurnal Riset Manajemen, Bisnis, Akuntansi dan Ekonomi2026-07-22T12:58:12+07:00Dr. Adi Santoso, S.E., M.M., CMA.adisantoso@gmail.comOpen Journal Systems<div class="description"> <p><strong>JAMBAK: Jurnal Riset Manajemen, Bisnis, Akuntansi dan Ekonomi</strong> adalah jurnal ilmiah peer-reviewed dan open access yang diterbitkan oleh <strong>PT. Berkah Digital Teknologi, Indonesia</strong>. JAMBAK mempublikasikan penelitian empiris, konseptual, systematic literature review, meta-analysis, dan kajian bibliometrik yang memberikan kontribusi pada bidang <strong>manajemen, bisnis, akuntansi, keuangan, kewirausahaan, digital business, dan applied business economics</strong>.</p> <p>Topik utama jurnal meliputi strategic management, human resource management, organizational behaviour, marketing and consumer behaviour, entrepreneurship and MSME development, accounting and auditing, finance and banking, financial technology, digital transformation, innovation, sustainability, serta pemanfaatan artificial intelligence dalam konteks bisnis dan manajemen.</p> <p>JAMBAK menerapkan <strong>double-blind peer review</strong> dengan sedikitnya dua reviewer independen untuk setiap manuskrip yang lolos editorial screening. Jurnal diterbitkan <strong>dua kali setahun</strong>, yaitu <strong>January–June</strong> dan <strong>July–December</strong>, menggunakan model <strong>Continuous Publication / Issue in Progress</strong>.</p> <p><strong>e-ISSN:</strong> 2962-9365<br /><strong>DOI Prefix:</strong> 10.58468<br /><strong>Publisher:</strong> PT. Berkah Digital Teknologi<br /><strong>Publication Frequency:</strong> Biannual<br /><strong>Publication Model:</strong> Continuous Publication / Issue in Progress<br /><strong>Access:</strong> Open Access<br /><strong>License:</strong> Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0)</p> </div>https://portal.xjurnal.com/index.php/jambak/article/view/223Membangun Tim Pemenang Melalui Investasi Energi: Tinjauan Kepemimpinan, Mekanisme Psikologis, dan Kinerja Tim2026-02-12T21:00:57+07:00Wawat Hermawatiwawatherma01@gmail.com<p><em>Effective and productive teams are key factors for success in organizations. This study aims to develop a conceptual model that links leadership practices with team members' energy and attitudes, and how these influence team performance. Based on a systematic literature review of 25 core studies, this research identifies five main themes explaining how specific leadership practices can enhance team members' energy and shape positive attitudes. The findings support Job Demands-Resources (JD-R) and Self-Determination Theory (SDT), showing that autonomy, career development, feedback, transparency, trust, and health interventions significantly influence increased work engagement, creativity, and team performance. This study proposes ten propositions for future research to further explore the relationships between leadership practices and team outcomes. Practical implications for managers and organizational leaders are provided to improve team engagement and performance by better managing members' energy and attitudes.</em></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Tim yang efektif dan produktif merupakan faktor kunci kesuksesan dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konseptual yang menghubungkan praktik kepemimpinan dengan energi dan sikap anggota tim, serta bagaimana keduanya memengaruhi kinerja tim. Berdasarkan tinjauan literatur sistematis yang mencakup 25 studi inti, penelitian ini menemukan lima tema utama yang menjelaskan bagaimana praktik kepemimpinan tertentu dapat meningkatkan energi anggota tim dan membentuk sikap positif. Temuan ini mendukung teori <em>Job Demands-Resources</em> (JD-R) dan <em>Self-Determination Theory</em> (SDT), yang menunjukkan bahwa otonomi, pengembangan karier, umpan balik, transparansi, trust, dan kesehatan memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan <em>work engagement</em>, kreativitas, dan kinerja tim. Penelitian ini mengusulkan sepuluh proposisi yang dapat diuji lebih lanjut dalam penelitian mendatang untuk mengeksplorasi hubungan lebih lanjut antara praktik kepemimpinan dan hasil tim. Implikasi praktis bagi manajer dan pemimpin organisasi diberikan untuk meningkatkan keterlibatan dan kinerja tim melalui pengelolaan energi dan sikap anggota tim yang lebih baik.</p>2026-02-16T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Manajemen, Bisnis, Akuntansi dan Ekonomihttps://portal.xjurnal.com/index.php/jambak/article/view/235Pengaruh Model Komunikasi Diamond Head Drill, Easier Leadership, dan Insentif terhadap Kinerja dan Daya Saing Rumah Sakit: Systematic Literature Review2026-05-22T09:36:18+07:00Bambang Sumardibambangsumardi@gmail.comSri WidiyastutiSri.Widiyastuti@univpancasila.ac.idDerriawanderriawan@univpancasila.ac.id<p><em>This study aims to examine the influence of the Diamond Head Drill communication model, easier leadership style, and incentives on hospital performance and their implications for competitiveness through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The study was conducted by searching six internationally reputable databases (Scopus, PubMed, Web of Science, ScienceDirect, Taylor & Francis) and Google Scholar for local sources. A total of 21 selected articles were analyzed thematically. The synthesis shows that structured communication (Diamond debrief model), adaptive/transformational leadership, and equitably designed incentives are consistently associated with improved patient safety, team effectiveness, operational efficiency, and staff retention. The integration of these three areas is correlated with better organizational performance and can strengthen hospital competitiveness. Further mixed-methods research is needed to confirm the causal mechanisms and test the integrative model across hospital types and regions.</em></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model komunikasi <em>Diamond Head Drill</em>, gaya kepemimpinan <em>easier leadership</em>, dan insentif terhadap kinerja rumah sakit serta implikasinya terhadap daya saing melalui pendekatan <em>Systematic Literature Review (SLR)</em>. Kajian dilakukan dengan menelusuri enam basis data bereputasi internasional (Scopus, PubMed, Web of Science, ScienceDirect, Taylor & Francis) dan Google Scholar untuk sumber lokal. Sebanyak 21 artikel terpilih dianalisis secara tematik. Sintesis menunjukkan bahwa komunikasi terstruktur (model debrief Diamond), kepemimpinan adaptif/transformasional, dan insentif yang dirancang dengan adil secara konsisten berasosiasi dengan peningkatan keselamatan pasien, efektivitas tim, efisiensi operasional, dan retensi staf. Integrasi ketiga area tersebut berkorelasi dengan kinerja organisasi yang lebih baik dan dapat memperkuat daya saing rumah sakit. Penelitian lanjutan mixed-methods diperlukan untuk mengonfirmasi mekanisme kausal dan menguji model integratif lintas tipe rumah sakit dan wilayah.</p>2026-05-22T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Manajemen, Bisnis, Akuntansi dan Ekonomihttps://portal.xjurnal.com/index.php/jambak/article/view/203Analisis Pengaruh Harga Dan Kualitas Layanan Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Di Toko Emas Di Ketapang2025-11-27T14:36:06+07:00Septy Nurmala Alviantiseptynurmalaa@gmail.com<p>Penelitian ini menganalisis pengaruh harga dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian konsumen pada toko emas di Ketapang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 100 responden. Model regresi yang diperoleh adalah Y = 2,573 + 0,162X1 + 0,551X2. Kualitas pelayanan berpengaruh signifikan dengan nilai t = 7,262 dan sig = 0,000, sedangkan harga tidak signifikan dengan nilai t = 1,622 dan sig = 0,108. Nilai F sebesar 139,321 dengan sig = 0,000 menunjukkan bahwa kedua variabel bersama sama memengaruhi keputusan pembelian. Nilai adjusted R square 0,729 menegaskan bahwa kualitas pelayanan merupakan faktor dominan dalam pembelian emas.</p> <p><strong><em>A</em></strong><strong><em>BSTRACT</em></strong></p> <p>This study analyzes the effects of price and service quality on consumer purchasing decisions in gold shops in Ketapang. The research used a quantitative approach with 100 respondents. The regression model obtained is Y = 2.573 + 0.162X1 + 0.551X2. Service quality has a significant influence on purchasing decisions with t = 7.262 and sig = 0.000, while price is not significant with t = 1.622 and sig = 0.108. The F value of 139.321 and sig = 0.000 indicates that both variables together affect purchasing decisions. The adjusted R square value of 0.729 shows that service quality is the dominant factor in gold purchases<em>.</em></p>2026-07-14T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Manajemen, Bisnis, Akuntansi dan Ekonomihttps://portal.xjurnal.com/index.php/jambak/article/view/276Analisis Du Pont dan Rasio Keuangan PT Telkom Indonesia Periode 2021–20252026-07-22T12:58:12+07:00Adi riswansyahadiriswan2145@gmail.comFatmawatul AiniFatmawatulAini@gmail.com<p><em>This study reassesses the financial performance of PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk during 2021–2025 by integrating liquidity, leverage, operating efficiency, profitability, and three-step DuPont analysis. The study uses a descriptive quantitative case design based on consolidated financial highlights and audited corporate reports. Balance-sheet denominators are averaged between the beginning and end of each year to improve comparability, while liquidity and leverage indicators follow the issuer’s published definitions. The results show that the current ratio remained below 100%, although it improved from 77.7% in 2023 to 83.53% in 2025. Total liabilities represented 45.5%–47.69% of assets, while net debt to EBITDA rose moderately from 0.80 times in 2022 to 1.04 times in 2025. Asset turnover declined from 0.55 to 0.50 times, and net profit margin fell from 17.29% to 12.14%. Consequently, average-balance ROE decreased from 22.09% to 13.37%. DuPont decomposition identifies margin compression, followed by weaker asset utilization, as the principal sources of the decline; the equity multiplier was comparatively stable. Management should prioritize revenue monetization, cost discipline, working-capital resilience, and capital-expenditure productivity rather than relying on additional leverage.</em></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini menilai kembali kinerja keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk selama 2021–2025 dengan mengintegrasikan likuiditas, leverage, efisiensi operasi, profitabilitas, dan analisis Du Pont tiga tahap. Penelitian menggunakan desain studi kasus kuantitatif deskriptif berdasarkan ikhtisar keuangan konsolidasian dan laporan perusahaan yang telah diaudit. Penyebut berbasis neraca dihitung menggunakan saldo rata-rata awal dan akhir tahun agar perbandingan lebih tepat, sedangkan indikator likuiditas dan leverage mengikuti definisi yang dipublikasikan perusahaan. Hasil menunjukkan current ratio tetap di bawah 100%, meskipun meningkat dari 77,7% pada 2023 menjadi 83,53% pada 2025. Total kewajiban berada pada 45,5%–47,69% dari aset, sementara net debt to EBITDA meningkat moderat dari 0,80 kali pada 2022 menjadi 1,04 kali pada 2025. Perputaran aset turun dari 0,55 menjadi 0,50 kali dan margin laba bersih turun dari 17,29% menjadi 12,14%. Akibatnya, ROE berbasis saldo rata-rata menurun dari 22,09% menjadi 13,37%. Dekomposisi Du Pont mengidentifikasi tekanan margin, disusul pelemahan pemanfaatan aset, sebagai sumber utama penurunan; pengganda ekuitas relatif stabil. Manajemen perlu memprioritaskan monetisasi pendapatan, disiplin biaya, ketahanan modal kerja, dan produktivitas belanja modal daripada menambah leverage.</p>2026-07-24T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Manajemen, Bisnis, Akuntansi dan Ekonomihttps://portal.xjurnal.com/index.php/jambak/article/view/272Pertumbuhan Penjualan Tanpa Penguatan Margin: Analisis Terintegrasi Kinerja Keuangan PT Ayumida Berkah Jaya 2026-07-14T10:23:38+07:00Nur Oktafianuroktafia470@gmail.comRusto Nawawirusto@stiecirebon.ac.idEinar Christian Soleimanechristian@wit.ac.id<p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>This study evaluates the financial performance of PT Ayumida Berkah Jaya, a privately held food production and distribution company, during 2020-2022. A quantitative descriptive single-case design was applied to internal statements of financial position and income statements. Eight indicators representing liquidity, solvency, profitability, and activity were calculated using consistent formulas and interpreted through internal trend analysis and DuPont decomposition. Sales increased by 25.47% in 2022, while net income declined by 17.28%. Current and quick ratios fell to 4.53 and 1.96 times, indicating adequate nominal short-term coverage but weaker liquidity quality as cash decreased and receivables increased. Debt-to-asset and debt-to-equity ratios improved to 12.86% and 14.76%. Total asset turnover rose to 5.27 times, yet net profit margin declined to 1.17%, reducing return on assets and return on equity to 6.14% and 7.25%. The findings show that stronger asset utilization and solvency did not offset margin compression. The company should prioritize cost-of-goods control, credit monitoring, inventory discipline, and cash budgeting. The contribution is diagnostic and context-specific rather than statistically generalizable.</em></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini mengevaluasi kinerja keuangan PT Ayumida Berkah Jaya, perusahaan privat produksi dan distribusi makanan, selama 2020-2022. Penelitian menggunakan desain studi kasus tunggal deskriptif kuantitatif dengan sumber data berupa laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi internal. Delapan indikator yang mewakili likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas dihitung menggunakan formula yang konsisten, kemudian ditafsirkan melalui analisis tren internal dan dekomposisi DuPont. Pendapatan tahun 2022 meningkat 25,47%, tetapi laba bersih menurun 17,28%. Current ratio dan quick ratio turun menjadi 4,53 dan 1,96 kali; keduanya menunjukkan kapasitas penutupan kewajiban jangka pendek secara nominal, tetapi kualitas likuiditas melemah ketika kas menurun dan piutang meningkat. Debt-to-asset ratio dan debt-to-equity ratio membaik menjadi 12,86% dan 14,76%. Total asset turnover meningkat menjadi 5,27 kali, sedangkan margin laba bersih turun menjadi 1,17%, sehingga ROA dan ROE menurun menjadi 6,14% dan 7,25%. Temuan menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas aset dan solvabilitas belum mampu mengimbangi tekanan margin. Perusahaan perlu memprioritaskan pengendalian harga pokok penjualan, pengawasan kredit, disiplin persediaan, dan anggaran kas. Kontribusi penelitian bersifat diagnostik dan kontekstual, bukan generalisasi statistik.</p>2026-08-12T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Manajemen, Bisnis, Akuntansi dan Ekonomi